Tips bagaimana cara mudah mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada bayi.

iklan terkait

Tips bagaimana cara mudah mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada bayi...

Bulan pertama pasca kelahiran Orang tua harus menjaga bayi dengan baik karena pada usia tersebut bayi saat rentan terhadap penyakit-penyakit di sekitar lingkungannya. 

Maka ada hal-hal yang harus kita ketahui masalah-masalah yang sering terjadi pada bayi pada awal awal kelahiran dan bagaimana cara mengatasinya dengan aman.

Berikut merupakan beberapa masalah yang sering terjadi pada awal kelahiran:

1. Terasa Sembelit

Rasa sembelit atau susah buang air besar biasanya bisa diberikan buah-buahan Toko Sari buah-buahan sayur kepada bayi yang usia nya lebih dari 3 bulan atau bisa dengan cara yang lain yaitu dengan memberi lebih banyak air. Sembelit pada bayi jarang terjadi apabila kita memberikan ASI yang cukup pada bayi karena di dalam ASI sudah banyak kandungan-kandungan sari-sari makanan yang cukup untuk kebutuhan bayi. 

2. Perut Mulas

Perut mulas pada bayi akan menjadikan bayi tidak nyaman dan biasanya bayi menekan bahannya ke perut maka dengan rasa nyeri itu disebabkan karena udara yang masuk bersama pada waktu menyusui. Mungkin ini karena Ibu merasa bingung atau tergesa-gesa saat menyusui. Oleh karena itu untuk mencegahnya Anda bisa melakukan dengan menepuk punggung bayi dengan lembut atau pelan-pelan. Ini adalah merupakan sarana yang sederhana untuk menolong bayi ketika mulai merasa nyeri. Jika rasa mulas pada perut bayi yang terulang ulang biasanya bayi yang menggunakan dot dalam hal ini Ibu dapat mengganti dari susunan makanannya.

3. Menangis dengan berlebihan

Mungkin sudah biasa kayutulang setiap hari karena itu merupakan ekspresi yang dia keluarkan untuk mengungkapkan kepada ibunya biasanya lapar basah karena mungkin air kecil atau bisa jadi karena baru tumbuh gigi. 
Tetapi apabila bayi itu menangis berlebihan dengan tidak identik mungkin bisa jadi ia menderita sakit panas atau mungkin udaranya yang pernah atau dia kurang nyaman di tempatnya. 

4. Sakit perut atau diare pada bayi

Sakit perut pada bayi bisa diketahui ketika dia buang air besar dan kotorannya encer maka bayi ini menderita sakit perut. Ini biasanya terjadi pada bayi yang sudah diberi tambahan makanan auto pada awal-awal dia disapih. Bisa jadi juga karena adanya infeksi pada usus atau alergi pada makanan. Ini bisa jadi karena makanan yang kotor atau makanan itu tidak dicuci dengan bersih ini juga bisa menyebabkan anak menjadi sakit perut. Apabila penyakit tidak kunjung sembuh akan segera bawa ke dokter dan jangan memberikan makanan yang sama kepada bayi. 
Untuk mengatasi hal tersebut HK bisa anda berikan oralit. Anda bisa memberikan dengan cara memberikan larutan gula garam dicampur dengan gelas air hangat untuk diminumkan kepada bayi, hal ini bisa kita lakukan sendiri di rumah denganmu ukuran 1 liter air kira-kira 5 gelas air yang sudah dimasak bisa dicampur kan dengan 8 sendok teh gula dan 1 sendok teh garam. Apa hal apabila hal itu sudah dilakukan akan tetapi masih mencret maka anda bisa membawa ke Puskesmas atau klinik kesehatan terdekat. 

5. Gerah ketika memakai Pampers. 

Memang pada sebagian beberapa yang tidak cocok kulitnya apabila memakai Pampers terlalu lama. Loker cara mengatasinya Anda bisa menggunakan Pampers pada waktu malam saja. Atau Anda bisa memberikan bedak di sekitar Pampersnya. 

6. Terkadang Keringat buntet

Keringat buntet terjadinya karena udara panas. Agar tidak terjadi keringat buntet Apakah anda bisa menjadikan Ruangan menjadi lebih sejuk dan selalu memberikan bedak bayi pada daerah-daerah yang terkenal keringat buntet. 

7. Muntah-muntah

Ini biasa terjadi pada usia 4 sampai 6 bulan mungkin bisa jadi karena makan yang terlalu banyak. Cara mengatasinya dengan menyandarkan nya pada dada lalu tepuk punggungnya beberapa kali pada setelah menyusui. Hal ini bisa sedikit menolong bayi tatkala muntah. Apabila kejadian itu berulang kali lalu disertai dengan keluarnya kotoran yang encer maka dia bisa terindikasi terkena muntaber kalung pemberian gula garam atau oralit tidak banyak membantu maka perlu dibawa segera ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. 

8. Sering menghisap jempol

Batas anak menghisap jempol kisaran umur 2 atau 3 tahun. Terkadang bayi melakukan itu karena lapar atau halus. Kebiasaan ini berlanjut hingga umur kisaran 7 tahun lalu akan hilang dengan sendirinya. Apabila lebih dari itu maka sekarang periksakan kepada dokter yang ahli dalam bidangnya. 

9. Latihan buang air besar atau kecil. 

Kadang ini menjadi suatu masalah bagi orang tua yang terlalu banyak memakaikan Pampers kepada anaknya sehingga Anak itu tidak terbiasa dan tidak bisa membedakan buang air kecil atau besar. Dalam hal ini langka perlu dibiasakan sejak kecil untuk mengajak komunikasi atau dibiasakan sebelum atau bangun tidur untuk. Jangan sampai membiarkan anak tidak memahami konsep buang air besar atau kecil. Kalau memang belum bisa bicara dengan baik maka bisa Anda ajarkan dengan isyarat. Karena melatih buang air besar atau kecil itu tidak sebentar dan bisa juga dilakukan pada umur 18 bulan. Dalam hal ini maka seorang ibu atau bapak memang harus sabar dan Jangan kesel dan mengatakan hal-hal yang tidak berkenan yang menjadikan anak itu tambah menderita dan menyakiti sarafnya nanti. 

10. Masalah imunisasi

Kalau kita ketahui di masyarakat terjadi pro kontra dalam masalah imunisasi. Ada pendapat yang yang melakukan imunisasi sebagai acuan agar terhindar dari penyakit menular. Hal-hal yang berkaitan dengan imunisasi maka masing-masing dokter bisa menentukan sendiri jenis dan waktunya. Anda bisa mengetahui pertumbuhan dan perkembangan kesehatan bayi di posyandu yang ada di lingkungan tempat tinggal Anda. 

Related Posts:

0 Response to "Tips bagaimana cara mudah mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada bayi."

Posting Komentar